Senin, 22 Februari 2016

Alhamdulillah, hidup ku indah ya Allah

Dear Allah...

Ya Rabb ku, ijinkan aku bercerita sebagian dari skenario indah Mu yg sebagian telah aku lewati, dan ijinkan aku mengenangnya dalam bentuk tulisan ini, maaf jika aku kurang bersyukur dan belum menjadi hamba Mu yg sepenuhnya mengucap syukur...

Pada tanggal 16 Agustus 1992 terimakasih telah mengijinkan aku lahir ke dunia ini dengan fisik yg sempurna, dari rahim seorang wanita hebat yg mana sekarang ku panggil beliau dengan sebutan "mimih" dan seorang ayah yg aku akui saja beliau bersikap otoriter dan keras hingga masa kecilku mungkin menurutku kurang menyenangkan walaupun dibalik itu semua memang aku adalah anak yg sangat dimanjakan karena aku memang berbeda dr teman2 ku yg lain, yaa ayahku bersikap seperti itu karena beliau tidak mau anaknya yg lemah dan penyakitan ini merasa kelelahan karena bermain, maka dari itu kegiatanku selain ke sekolah, mengaji, les diluar dr itu tugasku dirumah yaitu hanya belajar, belajar dan belajar, agar menjadi orang pintar, tidak banyak mengeluarkan tenaga, namun banyak menguras fikiran, aku baru paham sekarang setelah aku dewasa kenapa ayahku bersikap seperti itu..

Dunia memang berputar, di usia remaja sejak ayahku mengalami kebangkrutan dan dililit hutang, aku yg si anak penyakitan harus tetap berobat, jaman dulu belum ada yg namanya bpjs seperti sekarang, orang kaya atau miskin kalau mau sembuh ya harus bayar, mengalami lumpuh dan tidak bisa berjalan, keluar masuk RS tentunya membutuhkan banyak biaya, TBC yg kenyataannya penyakit ini tidak bisa disepelekan, rasanya dulu aku berfikir allah ini cobaan terlalu berat...

Alhamdulillah walaupun terlilit hutang kedua orang tuaku selalu mengusahakan aku untuk bisa berobat dan sekolah, disela-sela kuliah Aku beranikan diri untuk minta ijin pada orang tua untuk bekerja, dan menambah uang saku, dari sebuah toko baju yg mana sehari hanya di gaji 15ribu selama 18jam, walaupun orang tuaku sempat melarang tapi aku tetap berangkat, mungkin gen sifat keras ayahku mulai tampak pada ku saat aku usia remaja, pengalaman pertama bekerja badan ku belum terbiasa merasakan lelah, kerja berat, berdiri lama, hingga di toko aku sering pusing hingga mimisan, tp sekedar mimisan aku bisa tahan, bertahan untuk dapat uang 15 perhari...

Di usia remaja terimakasih atas pengalaman-pengalaman yg banyak mengajarkan aku tentang perjuangan melawan penyakit yang alhamdulillah wasyukurillah berkat pertolongan Mu ya Allah aku sembuh, mengajarkan sabar, merasakan jatuh cinta hingga patah hati setengah mati, mengenalkan aku pada orang-orang yg hingga saat ini umurku sudah memasuki usia dewasa mereka masih selalu ada disampingku..
Terimakasih Ya Allah..
Sekarang di usiaku yg akan menginjak 24 tahun, dimana usiaku sudah memasuki dewasa.. Alhamdulillah banyak sekali nikmat Mu yg luar biasa ya Allah.. Terimakasih...
Terimakasih telah melancarkan rezeki orang tuaku sehingga beliau sudah menyelesaikan hutang piutang, terimakasih telah mengijinkan aku menjadi anak perempuan yg sudah tidak tergantung lagi pada orang tua, terimakasih sudah memberi kesempatan untuk melanjutkan hidup, melanjutkan sekolah dan menambah ilmu, mudah mudahan jadi orang yg bermanfaat bagi sesama, sudah menjadikan aku seorang anak perempuan yg tegar.. Terimakasih ya allah... Walaupun dibalik itu semua banyak sekali fitnah, banyak sekali omongan2 yg menyakitkan hati, banyak sekali perlakuan yg menyebabkan mata ini menangis dan hati hendak menyerah karena cibiran yg menyakitkan.. Terimakasih atas semua nikmat Mu yang tidak bisa aku tuliskan satu persatu disini..
Ridhai langkah ini untuk kebaikan dunia dan akhirat.. ya Allah, hanya Engkau yg maha tahu apa yg paling benar, apa yg terjadi, dan bagaimana sebenarnya.. Semoga batin ini selalu mengucap syukur dan sabar atas semua skenario indah rancangan Mu wahai Allah..
Ku luruskan niat untuk mereka yg harus aku bahagiakan, orang tuaku, keluargaku.. Semoga lelah ini menjadi ibadah, Aamiin

Kelak ketika aku mulai rapuh karena lelahnya hidup, arogan ataupun mulai sombong menikmati hidup semoga tulisan ini bisa mengingatkan ku bahwa dunia ini memang berputar selalu ada kebahagian setelah kesedihan ataupun sebaliknya aamiin...


Selasa, 25 Maret 2014

Terimakasih untuk keputusan mu Ironman...


Ya Allah...
Malam ini pria yang slalu aku tunggu kehadirannya, pria yang slalu aku tunggu kabarnya malam ini datang menghubungiku, tapi sayang ya allah kedatangannya membawa kabar yang membuatku kaget, tersentak, teriris kesakitan...
Dalam diamnya ketika ia menghilang ternyata ia banyak menyimpan banyak kekecewaan padaku...
Ia memutuskan untuk mengakhiri kebersamaan kami yang ku pikir teramat indah dengan alasan untuk menempuh studi...

Tahukah Engkau ya Allah kabar ini sungguh membuat sesak dada ini..
Di adanya ia, di kemunculannya kenapa justru membawa kabar duka hati seperti ini?
Ya Allah Engkau tahu bahwa aku sangat menyayanginya..
apakah Engkau tak ijinkan aku untuk menjadi yang terbaik untuknya?
Jika memang begitu beri keikhlasan untuk hamba melepaskannya dan menerima keputusannya yang mungkin terbaik untuk ku dan untuknya ya Allah...
Hatiku milik-Mu ya Allah perasaan sayang akupun padanya juga atas ijin dan karunia-Mu, jika Engkau tak jadika aku menjadi yang terbaik untuknya dan ia menjadi yang terbaik untuk ku tolong ya Allah...
Cabut, hilangkan, hapuskan perasaan sayang padanya yang sedah Engkau titipkan ini...
Jauhkan aku dari rasa sakit, sedih, dan kecewa ini ya Allah...
Aku ingin aku lupa dia ya Allah, tolong jangan jadikan hati dan fikiran ini untuk mengingatnya lagi...
Buat hati dan fikiranku untuk lebih banyak mengingat-Mu ya Allah karena aku sangat mencintai-Mu ya Allah..


Aku titipkan , aku serahkan, aku pasrahkan seluruh hatiku dan hatinya pada Mu yang maha berhak atas kami ya Allah...
Ampuni dia yang sudah tidak sengaja menyakitiku, jangan biarkan dia merasakan kesakitan yang saat ini aku rasakan, slalu berikan kebaikan dan kebahagiaan untukku dan untuknya ya Allah...
Aamiin... Aamiin Aamiin ya Rabbal'alamiin...


Rabu, 19 Maret 2014

:')



Kadang aku merasa di posisi sebagai org bersalah.
 Apa aku memang melakukan kesalahan? Menyayangimu itu kesalahan? 
tanpa kamu sadari , aku masih bertahan. 
Bertahan menunggumu walau sebenarnya aku hampir rapuh…
menunggu itu jenuh,sakit, perih..namun entah mengapa setiap aku ingin mundur darimu.. hatiku seolah memintaku utk terus memperjuangkanmu....
Menyayangimu adalah hal paling melelahkan yang aku senangi...
maaf jika aku merindukanmu merindukanmu yg entah besok atau lusa, yg entah nanti atau seterusnya. tapi ini rasaku. rasaku untukmu :')


Jika akurindu maka aku berdoa


Aku merindukanmu maka aku berdoa


Ku teringat dalam lamunan
Hangat sapamu, manis  senyummu
Ku teringat Cerita indah kita
Walau tlah pudar
Sungguh ku rindu rindu semua tentang mu
Mungkin  kali ini rindu adalah satu-satunya perasaan yang tak akan hilang meskipun sudah berusaha ku lenyapkan.
Tahukah kamu?
Baca pesan singkatmu yang sengaja kusimpan, menatap gambarmu, mendengar cangkang suaramu takkan pernah jadi pengobat kerinduan ini
Ketika waktu tak dapat mengerti  dan  jarak jadi penghalang hebat
Ketabahan dalam menunggu memang kadang membawa hasil yang lebih baik atau bahkan lebih sakit
Kesetiaan ini diuji oleh waktu
apa yang susah payah kubuang jauh, satu-satunya alasanku menghilang; “Kecintaanku padamu”
Aku mencintaimu dengan caraku, yang tak kamu mengerti
Mungkin itu sebabnya kamu tak ingin menghiraukan
Memelukmu dalam sujud panjang ku
Kusebut dalam doa… ku ikhlaskan rinduku
Ku pasrahkan hatiku pada Penciptamu
Aku ingin bersamamu lebih lama dari selamanya
Tuhaan, izinkan aku bersamanya…
Tak banyak alasan, tapi aku bahagia bersamanya


Untuk mu...



Ironman, masihkah begadang menjadi kebiasaan burukmu?
Aku rindu, rindu sapaan di pagi harimu, rindu ucapan selamat tidurmu...
Masihkah kau mengingatku ironman?
Gadis lugu yg terlalu lugu
yang kau sematkan gelar  ‘Drama Queen’
Ironman, tahukah kamu?
Sejak kau tiba2 menghilang, hingga saat ini aku belum bisa melupakanmu
Melupakan semua tentang kamu
Cuekmu, senyummu, bicaramu yg blakblakkan,  hantu kaskus, sifat tiba2 menghilangmu, cas waterpark, puncak, UKI, cemput, 10 hal yg pertama aku alami, dan masih banyak yg tidak bisa ku ungkap di sini…
Tenang saja, aku tidak menyalahkanmu atas semua kesakitan ini
Karena memang kamu tak pernah bersalah dan sengaja menyakitiku…
Bukan kamu yg menyakitiku ironman, yaaa tapi aku yg terlalu menyayangimu, menyayangi pria yang jelas2 tidak pernah mengharapkan keberadaanku…
Aku tak heran dengan perasaanku ini ironman
Tuhan yang mengatur semua ini
Terimakasih sudah sempat hadir di hidupku
Mengubah hidupku, menjadikan aku lebih dekat denganNya
Menjadikan aku lebih mempercayaiNya dan lebih meyakini kasihsayangNya…
Pemilik kasih sayang yang tak pernah terbatas…
Aku menyayangimu ironman, semoga aku bisa cepat mengikhlaskan mu…
Perkara mengikhlaskan bukan untuk melupakan….
Tapi ikut bahagia ketika orang yang disayanginya bahagia
Semoga kebaikan dan kebahagiaan yang terbaik selalu mengiringimu ironman…



Senin, 10 Februari 2014

Pintaku....




Dunia terus bergerak dalam siklus yang tetap 

Hanya saja aku masih berdiam diri diantara nafas yang tersengal

Duka, air mata, kesakitan ini masing bersarang  di relung hati yang paling dalam.

Nalar takan sanggup menembus relung yang terdalam dan bergejolak, hanya Engkau Ya Rabb yang mampu mengetahui apa maunya hati ini…

Maafkan aku Ya Rabb yang telah menyagi mahluk yang belum halal untukku…

Aku meradang sakit hati yang tak terhingga, serasa di tusuk-tusuk beribu jarum, airmmataku berlinang dan berderai, dendang benci tak henti-hentinya menawarkan diri jadi pembela, Tapi aku menolak, kehadiran tamu-tamu tak di undang itu hanya akan menghancurkan kemuliaan perilakuku.

Dalam sujud dan tangisan pilu oleh tidak berdayaan
Aku  seraya memohon “Maha suci Allah yang telah menciptakan mahluk yang teramat indah, maha besar Allah yang telah menganugrahkan perasaan kasihsayang pada hamba… Ya Allah… Ampuni dia yang tidak sengaja menyakitiku, ampuni aku dengan kebodohanku, ampuni aku atas rasa ini Ya Allah…  Dia tak pernah menyakitiku, akulah yang menyayanginya dengan cara yang salah, akulah yang telah menyayanginya dengan kebodohanku, akulah yang terlalu berharap padanya, tak seharusnya aku berharap pada selain Engkau Ya Allah… Maafkan aku atas kebodohan dan ketidak berdayaanku…  Aku pasrah Ya Allah, aku tidak bisa menyegerakan yang masih Engkau rahasiakan, jadikan perasaan sayangku padanya sebagai motivasi untuk aku lebih berbenah diri, jadikan rasa sayang aku padanya sebagai kebaikan dan jauhkan dari kemudzaratan, ikhlaskan aku dalam menerima semua takdirmu Ya Allah …”
Amin…


Sabtu, 08 Februari 2014

Ya Allah...




Ya Allah..
Cukup sudah Engkau merasakan sakitnya cinta
Untuk menelan pahit getirnya rindu
Aku khawatir akan menenggelamkan aku dalam ganasnya dosa dan nista
Ya Allah…
Cukup sudah asmara ini berkoar
Aku takut itu akan membakar kepercayaanku pada-Mu
Dan juga membakar husnu-uzhan-ku pada Mu


             Ya Allah, ya Tuhanku, betapa ini kesalahanku yang tidak pernah aku mengerti. Mereka orang-orang yang menyayangi dan membantuku, tetapi aku sadar mereka hanyalah manusia yang mempunyai keterbatasan kasih dan sayang dan keterbatasan kesabaran, tidak seperti Engkau, ya Allah, yang mempunyai kasih sayang yang tak terbatas, luas, dalam, dan tanpa batas.
Ya Allah ya tuhanku, akhirilah aku untuk tidak lagi memohon kasih mereka karena kasih manusia selalu berakhir sangat menyakitkan. Jadikan aku orang yang selalu meminta pertolongan kpada-Mu, bukan kepada mereka. Jadikan aku orang yang selalu mencari kasih-Mu, bukan kasih mereka. Jadikan aku orang yang selalu mengharap-Mu, bukan mengharap mereka. Jadikanlah aku orang yang selalu mengetuk pintu –Mu buakn pintu mereka. Jadikanlah aku yang selalu membutuhkan-Mu bukan membutuhkan mereka.

Aku jera… Aku sakit ya Allah. Aku betul betul hina. Aku tidak mau terhina oleh mereka meskipun mereka menyayangiku dan mengasihiku, bukannya orang orang yang menjahatiku. Akulah yang salah dan bodoh, selama  ini aku tidak mengenal siapa mereka dan siapa Engkau. Selama ini, aku tidak mencari-Mu
Ya Allah, aku sadar bahwa mereka orang orang yang sangat berjasa kepadaku. Aku tidak kuasa membenci mereka. Aku salah, aku telah melupakan-Mu dan tidak mencari-Mu. Aku selalu membutuhkan mereka, tidak membutuhkan-Mu. Aku rela meninggalkan-Mu akhirnya mereka dating tentu mereka bosan dan terganggu olehku.